SEKILAS INFO
: - Minggu, 18-11-2018
  • 5 bulan yang lalu / Tema Akademi daplam proses update, dengan beberapa perbaikan pada sistem penambahan style warna baru bernama Donker
  • 1 tahun yang lalu / Tema Akademi untuk Sekolah berbasis CMS WordPress, Rilis tanggal 11 Juli 2017
Siswa SMK Robbi Rodliyya termasuk dalam 86 Siswa SMK yang menerima Sertifikat Ketenagalistrikan

Agus Ari Wibowo siswa SMK Robbi Rodliyya terima sertifikat kompetensi langsung dari Direktur Utama Indonesia Power didampingi para Direksi.

 

SM/Diaz A Abidin : FOTO BERSAMA: Para siswa SMK berfoto bersama dengan pimpinan PT PLN dan Indonesia Power serta anak perusahaan lain setelah menyelesaikan program IPPintar 2018 di PLTGU Tambaklorok, akhir pekan lalu.

 

SEMARANG UTARA– Sebanyak 86 siswa dari sembilan SMK di Jateng mendapat sertifikat kompetensi dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.

Mereka lulus dalam program Power Program Internship, Assesment, dan Sertifikasi (IP Pintar) di PLTGU Tambaklorok, PT Indonesia Power Unit Pembangkitan (UP) Semarang, Jateng, akhir pekan lalu.

Sertifikasi diberikan setelah siswa kelas 11 SMK itu mengikuti Praktik Kerja Industri sebagai operator dan teknisi selama tujuh bulan. Kegiatan dilakukan di tiga unit kerja PT Indonesia Power, yakni UJP PLTU Banten 2 Labuan, UJPPLTU Banten 3 Lontar, dan UJP PLTU Jabar 2 Pelabuhan Ratu. Direktur Utama PT Indonesia Power, Sripeni Inten Cahyani menjelaskan, program IP Pintar sebagai suatu sinergi bersama beberapa pihak, di antaranya dengan PT Cogindo Daya Bersama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng, dan SMK. ”Pola pembelajarannya meliputi pengenalan pabrik, pengenalan industri, dan pembelajaran berbasis praktik kerja industri dengan tujuan meningkatkan kualitas dan menyiapkan SDM pada bidang ketenagalistrikan,” jelas Sripeni.

Pengembangan Kurikulum

Dalam kerja sama program IP Pintar bersama SMK telah dilakukan pengembangan dan penyelarasan kurikulum pembelajaran sesuai kebutuhan industri ketenagalistrikan. Kemudian dukungan proses pembelajaran dan praktik kerja lapangan (pemagangan) bagi guru dan peserta didik SMK, memfasilitasi pengembangan dan peningkatan kompetensi guru dan peserta didik SMK, serta memfasilitasi uji kompetensi (sertifikasi). ”Siswa yang telah disertifikasi dinyatakan sudah siap kerja. Setelah menyelesaikan program IP Pintar itu, sertifikasi yang didapat, diakui oleh industri dan berlaku secara nasional,” kata dia.

Ditambahkan, progran IPPintar akan membuat jalinan (link and match) antara sekolah dan industri. Pada akhirnya akan terbuka akses yang lebih luas bagi siswa untuk praktik kerja industri. Selain itu dapat meningkatkan peluang siswa untuk bisa berkarya bersama Indonesia Power Grup. (daz-48)

 

Sumber : https://www.suaramerdeka.com/smcetak/baca/134241/86-siswa-smk-terima-sertifikat-ketenagalistrikan

TINGGALKAN KOMENTAR